Tampilkan postingan dengan label Dioctyl Phthalate. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dioctyl Phthalate. Tampilkan semua postingan

Pra Rancang Pabrik Dioctyl Phthalate dari Phthalic Anhydried dan 2-Ethyl Hexanol Kapasitas 30.000 ton/Tahun

Kamis, 03 Mei 2012
Oleh Nandha Riveri Sesunan dan Nurkomala Sari
Sebagai salah satu syarat kelulusan di Jurusan Teknik Kimia Universitas Lampung


Dioctyl Phthalate (DOP) yang memiliki rumus kimia C6H4 [COOCH2CH(C2H5)C4H9]2, banyak digunakan sebagai bahan pembantu dalam industri bahan-bahan plastik (terutama yang terbuat dari PVC), seperti kulit imitasi, kabel, sol sepatu dan lain sebagainya.

Dengan semakin meningkatnya kebutuhan plastik di Indonesia, maka semakin tinggi pula kebutuhan terhadap DOP, sehingga pembangunan pabrik DOP sangat diperlukan untuk mendukung perkembangan industri di dalam negeri

DOP dihasilkan dengan cara mereaksikan Phthalic Anhydied (PA) dan 2-Ethyl Hexanol (2-EH) dengan bantuan katalis asam sulfat di dalam Reaktor CSTR pada suhu 150 oC dan tekanan 1 atm dengan konversi 91,5%.

Hasil keluaran Reaktor dialirkan ke Netralizer dengan memasukkan NaOH yang berfungsi menetralisasi kandungan asam sulfat. produk DOP dipisahkan dari komponen-komponen lain hasil dari reaksi dengan mengumpankan ke dalam Decanter. Hasil keluaran bawah Decanter dialirkan ke UPL dan hasil keluaran atas Decanter dimurnikan di dalam Menara Distilasi sehingga dihasilkan DOP dengan kemurnian 99,6%.

Kapasotas produksi pabrik yang dirancang sebesar 30.000 ton/tahun dengan330 hari kerja di dalam 1 tahun. Lokasi pabrik direncanakan terletak di Jawa Timur. Tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 177 orang dengan bentuk Badan Usaha Perseroan Terbatas. Dipimpin oleh seorang Direktur Utama yang dibantu oleh Direktur Produksi dan Direktur Keuangan dengan struktur organisasi line and staff.

Penyediaan kebutuhan utilitas pabrik berupa sistem pengolahan dan penyediaan air, sistem penyediaan steam, sistem penyediaan udara instrument, dan sistem pembangkit tenaga listrik.

Dari analisis ekonomi diperoleh

Fixed Capital Investment (FCI)                              Rp. 326.512.864.306,197
Working Capital Investment (WCI)                        Rp.   57.619.917.230,505
Total Capital Investment (TCI)                              Rp. 384.132.781.536,702
Break Event Point (BEP)                                        45,300 %
Shut Down Point (SDP)                                          23,885  %
Pay Out Time before Taxes (POTb)                       1,827 tahun
Pay Out Time after Taxes (POTa)                          2,184 tahun
Return on Investment before Taxes (ROTb)           38,017  %
Return on Investment after Taxes (ROTa)              30,414  % 
Discounted Cash Flow (DFC)                                37,131  %


Mempertimbangkan rangkuman di atas, sudah selayaknya pendirian pabrik DOP ini dikaji lebih lanjut karena merupakan pabrik yang menguntungkan dan memiliki prospek yang baik.